Tony mengukuhkan sebagai pembalap terbaik, menyusul seri tujuh atau grand final Drgag Bike di sirkuit Kenjeran mendapatkan tambahan 21 poin. Dia berhasil keluar sebagai juara saat turun di kelas Sport 4 Tak Tune-Up 200cc dengan catatan waktu, 7,9 detik. Kemudian menempati posisi keempat ketika turun di kelas Bebek 4 Tak Tune-Up 115cc.
Di bawah Tony, posisi kedua jadi milik Roco Bocel. Pembalap Surabaya ini mengumpulkan sebanyak 148 poin. Pada seri terakhir ini, Rico mendapatkan tambahan 28 poin, yakni masing-masing di posisi kedua pada kelas Bebek 4 Tak Tune-Up 200cc, Sport 4 Tak Tune-Up 200cc, dan peringkat empat di kelas Bebek 4 Tak Tune-Up 125cc.
Sedangkan juara ketiga direbut Jhohan Timoty. Pembalap asal Sidoarjo ini mengemas nilai 147. Di seri ketujuh ini, Jhohan mendpat tambahan nilai 33. Ia juara di kelas Sport 2 Tak Tune-Up 140cc dengan waktu 7,5 detik, peringkat dua kelas Sport 2 Tak Tune-Up 155cc dengan catatan waktu 7,4 detik dan berada di posisi keempat kelas Bebek 4 Tak Tune-Up 200cc mencatat waktu 7,8 detik.
Pada 2012 ini, kejuaraan Drag Bike Bols Otomotif Club dilaksanakan sebanyak tujuh seri. Pada seri tujuh ini dilombakan sebanyak 13 kelas. "Untuk motor (Drag Bike) diikuti 501 stater. Ini merupakan rekor terbanyak jumlah stater. Biasanya jumlahnya tidak sebanyak ini," sebut Bambang Haribowo, selaku pelaksana event ini, Senin (31/12/2012).
Banykanya jumlah setater, kata Bambang, karena balapan untuk motor digelar sebelum pergantian tahun 2013. "Biasanya motor kan baru dilombakan tanggal 1, tapi kali ini sudah dilaksanakan tanggal 31. Saya sengaja balik motor lebih dulu pelaksanaanya dibanding mobil (Drag Race). ternyata peserta motor banyak," aku Bambang.
Sementara Drag Race yang dihelat, Senin (31/12) malam, diikuti sebanyak 350 stater. Peserta sebanyak itu berlomba di 15 kelas. Peserta tidak hanya berasal dari kota-kota di Jatim, tapi ada yang berasal dari Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Bali, Makassar dan Manado.




0 komentar:
Posting Komentar